GosekAdventure
← Artikel

10 Desa Wisata di Bali yang Menarik untuk Dikunjungi

Ada beberapa desa wisata Bali dengan pesona alam, budaya, tradisi, dan aktivitas menarik yang bisa Anda kunjungi. Simak selengkapnya di sini.

5 mnt baca

10 Desa Wisata di Bali yang Menarik untuk Dikunjungi
Di halaman ini
  1. Desa Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi
  2. 1. Desa Penglipuran
  3. 2. Desa Ubud
  4. 3. Desa Trunyan
  5. 4. Desa Tigawasa
  6. 5. Desa Wisata Pelaga
  7. 6. Desa Batubulan
  8. 7. Desa Budaya Kertalanggu
  9. 8. Desa Pinggan
  10. 9. Desa Wisata Carangsari
  11. 10. Desa Sidatapa
  12. Setelah Menjelajahi Desa Wisata, Coba Naik ATV Bareng Gosek Adventure!

Mengunjungi desa wisata di Bali bisa jadi pilihan menarik untuk mengenal budaya dan kehidupan masyarakat setempat secara lebih dekat. 


Selain melihat tradisi yang masih dijaga, Anda juga bisa menikmati suasana pedesaan yang tenang dan khas. Yuk, simak desa wisata di Bali mana saja yang cocok dikunjungi untuk menambah pilihan destinasi saat liburan! 

Desa Wisata di Bali yang Wajib Dikunjungi

Setiap desa wisata di Bali punya daya tarik yang berbeda, mulai dari budaya yang masih terjaga hingga pemandangan alam yang khas. 


Beberapa di antaranya juga menawarkan pengalaman yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat lokal. Berikut rekomendasi desa wisata di Bali yang bisa Anda masukkan ke itinerary liburan.


1. Desa Penglipuran 

Desa Penglipuran di Bali dikenal dengan suasana sejuk, lingkungan yang asri, serta rumah-rumah warga yang tertata rapi. Desa ini juga masih mempertahankan berbagai adat dan tradisi Bali yang menarik untuk dipelajari. 


Di sini, Anda bisa berjalan-jalan menikmati suasana desa, melihat kehidupan masyarakat setempat, hingga mencicipi kuliner khas yang tersedia. 

2. Desa Ubud

Desa Ubud dikenal sebagai salah satu kawasan wisata di Bali yang menawarkan perpaduan alam dan budaya. Suasananya masih asri dengan pemandangan hijau yang membuat perjalanan terasa lebih tenang.


Selain menikmati alam, wisatawan bisa melihat berbagai kesenian khas Bali yang berkembang di Ubud, seperti seni lukis, ukir, patung, dan tari. Tidak heran jika Ubud juga dikenal sebagai salah satu pusat seni dan budaya Bali yang banyak dikunjungi wisatawan.


Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat Mengunjungi Bali? Simak Tipsnya!

3. Desa Trunyan

Desa Trunyan termasuk desa tua di Bali yang dikenal karena tata cara pemakaman tradisionalnya. Di desa ini, jenazah tidak dikuburkan atau dikremasi, tetapi ditempatkan di area pemakaman khusus bernama Seme Wayah.


Tradisi tersebut menjadi salah satu daya tarik Desa Trunyan karena berbeda dari kebiasaan pemakaman yang umum ditemui di Bali. Wisatawan yang berkunjung dapat mengenal lebih jauh adat dan kehidupan masyarakat setempat.

4. Desa Tigawasa 

Desa Tigawasa di Buleleng menawarkan suasana pedesaan yang sejuk dengan hamparan sawah, perkebunan, dan perbukitan hijau. Pengunjung bisa bersantai di Kubu Alam, menikmati kopi robusta dari kebun warga, atau melihat pemandangan dari gardu bambu.


Desa ini juga menarik karena memiliki tradisi Ngaben yang berbeda. Jenazah tidak dibakar, tetapi dikuburkan dengan kain batik. Wisatawan juga bisa membawa pulang kerajinan anyaman bambu buatan masyarakat setempat.

5. Desa Wisata Pelaga 

Desa Wisata Pelaga berada di kawasan dataran tinggi Puncak Mangu sehingga udaranya terasa sejuk. Desa ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam sekaligus mengenal kegiatan pertanian warga melalui wisata agro Bagus Argo.


Selain perkebunan, Pelaga juga punya pemandangan pegunungan yang menarik. Pengunjung bisa mampir ke Tukad Bakung, lalu mencoba aktivitas seperti trekking atau bersepeda sambil menikmati udara segar.

6. Desa Batubulan

Desa Batubulan di Gianyar dikenal sebagai salah satu tempat untuk menikmati pertunjukan seni tradisional Bali. Wisatawan bisa menyaksikan berbagai kesenian, seperti tari Barong, Legong, dan Kecak yang menjadi daya tarik kawasan ini.


Tidak hanya pertunjukan tari, Batubulan juga memiliki banyak kerajinan khas Bali. Pengunjung dapat menemukan berbagai patung dan ukiran yang cocok dijadikan oleh-oleh atau koleksi.

7. Desa Budaya Kertalanggu

Desa Budaya Kertalanggu di Denpasar bisa menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mengenal budaya Bali sambil menikmati suasana alam. 


Kawasan ini memiliki area persawahan dan perkebunan yang masih hijau sehingga cocok juga sebagai tempat wisata anak di Bali untuk belajar budaya secara langsung.


Beragam kegiatan bisa dicoba bersama keluarga, mulai dari menganyam, melukis, menari, hingga menunggang kuda. Lokasinya yang dekat dengan pusat kota juga membuat desa ini cukup mudah dijangkau.


Baca juga: Sunset di Tanah Lot Jam Berapa? Inilah Waktu Terbaiknya!

8. Desa Pinggan

Desa Pinggan di Bali menawarkan suasana pegunungan yang sejuk dengan pemandangan Gunung dan Danau Batur. Tempat ini cocok untuk Anda yang ingin menikmati alam dengan suasana pedesaan yang tenang dan udara yang segar.


Pemandangan alam di Desa Pinggan juga menarik untuk dijadikan spot foto di Bali. Keindahan perbukitan dan Danau Batur membuat kawasan ini cocok untuk bersantai sekaligus mengabadikan momen liburan.

9. Desa Wisata Carangsari 

Desa Wisata Carangsari di Badung menawarkan perpaduan wisata budaya, sejarah, dan alam. Desa ini dikenal sebagai tempat kelahiran pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai serta memiliki kesenian khas seperti Tari Topeng Tugek Carangsari.


Selain mengenal budaya lokal, wisatawan bisa bersepeda menikmati suasana desa, mencicipi kopi dan cokelat dari hasil pertanian warga, atau mengunjungi Taman Beji Samuan untuk merasakan suasana yang lebih tenang.

10. Desa Sidatapa 

Desa Sidatapa di Buleleng merupakan salah satu desa tua di Bali yang masih mempertahankan budaya dan rumah adatnya. Salah satu yang menarik adalah Bale Gajah Tumpang Salu, bangunan tradisional dengan bentuk unik dan nilai sejarah yang kuat.


Saat berkunjung, wisatawan bisa melihat rumah adat, menyaksikan tarian dan ritual setempat, serta membeli kerajinan anyaman bambu. Ada juga Air Terjun Mampah yang berjarak sekitar 2 km dari desa dan cocok untuk menikmati suasana alam.

Setelah Menjelajahi Desa Wisata, Coba Naik ATV Bareng Gosek Adventure!

Beragam desa wisata di Bali menawarkan pengalaman yang dekat dengan budaya, tradisi, dan kehidupan masyarakat lokal. 


Namun, selain mengeksplorberbagai desa wisata, liburan di Bali juga bisa diisi dengan kegiatan yang lebih aktif untuk menikmati keindahan alamnya. Salah satu cara seru untuk mengeksplor Bali adalah dengan coba naik ATV Ride Gosek Adventure.


Dengan mengendarai ATV Quad Bike, Anda bisa menyusuri jalur yang melewati hutan lebat, sungai, hingga gua dengan suasana seperti dalam game Temple Run. 


Perpaduan medan alam dan tantangan di sepanjang rute membuat aktivitas ini bisa menjadi pelengkap setelah Anda puas berkeliling desa wisata.


Gosek Adventure menyediakan dua pilihan berkendara, yaitu Single Ride dan Tandem Ride. Single Ride memungkinkan Anda mengendarai ATV sendiri, sedangkan Tandem Ride cocok bagi Anda yang ingin menikmati perjalanan bersama teman atau pasangan.


Sudah siap menambah keseruan liburan di Bali? Yuk, booking dan jadwalkan ATV Ride bersama Gosek Adventure. Anda juga bisa menghubungi kami untuk menanyakan informasi lebih lanjut.


Baca juga: Air Terjun Tegenungan: Pesona Air Terjun Eksotis di Bali