Sejarah Desa Wisata Jatiluwih Bali & Spot Wisata di Dalamnya

Jatiluwih Bali

Berbicara tentang destinasi wisata di Bali, sebagian besar orang mungkin langsung akan membayangkan pantai, pura, dan air terjun.

Namun, ada satu sudut pulau yang menyuguhkan pengalaman berbeda, yakni pemandangan hijau tak berujung, budaya tradisional khas masyarakat sekitar, dan atmosfer pedesaan yang damai. 

Temui Desa Jatiluwih, Bali, sebuah desa di Tabanan yang kini menjadi magnet wisatawan domestik dan mancanegara yang ingin merasakan pesona “Bali beyond beaches. 

Untuk mengenal lebih dalam tentang sejarah desa wisata Jatiluwih dan apa saja objek wisata di dalamnya, simak artikel ini hingga akhir.

Sejarah Desa Jatiluwih Bali

Mengutip dari situs resmi Desa Jatiluwih, sejarah Jatiluwih, Tabanan, ini bermula jauh sebelum tempat ini dikenal sebagai destinasi wisata spektakuler. 

Menurut catatan lokal yang dihimpun dari cerita tetua desa, nama Jatiluwih sendiri berasal dari dua kata dalam bahasa Bali, yaitu “Jaton” yang berarti jimat, dan “Luwih” yang berarti bagus atau bernilai tinggi. 

Dari makna ini, desa tersebut secara harfiah dipahami sebagai tempat yang memiliki daya tarik kuat atau berkah yang baik.

Selain itu, ada pula kisah lain yang masih dijaga oleh warga setempat. Konon, di tengah desa terdapat kuburan seekor burung purba bernama Jatayu. 

Lama-kelamaan, sebutan Jatayu berubah fonetik menjadi Jaton Ayu, yang pada akhirnya dikenal sebagai Jatiluwih, sebuah nama yang tetap dipakai sampai sekarang.

Penduduk Jatiluwih sendiri merupakan keturunan berbagai kelompok masyarakat yang memilih menetap di kaki Gunung Batukaru untuk menghindari konflik dan mencari kehidupan baru. 

Setelah menetap, mereka kemudian mulai membuka lahan pertanian, membentuk sistem irigasi, membangun subak, serta memperkuat kehidupan komunitas melalui gotong-royong dan tradisi agraris, yang kemudian menjadi dasar bagi kehidupan sosial budaya desa selama berabad-abad.

Seiring waktu, kawasan persawahan yang subur dan budaya bertani yang harmonis secara sendirinya menarik perhatian wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. 

Maka dari itu, Jatiluwih kini berkembang menjadi desa pariwisata yang tetap mempertahankan nilai budaya dan tradisi agrarisnya hingga kini.

Baca juga: 10+ Tempat Wisata di Gianyar Terbaru 2026, Murah & Eksotis!

Rekomendasi Objek Wisata di Jatiluwih Bali 

Setelah memahami sejarah Jatiluwih, tak ada salahnya Anda mengintip beberapa objek wisata yang bisa dikunjungi saat berlibur ke sana. Berikut beberapa rekomendasinya:

1. Terasering Jatiluwih

Tak lengkap rasanya membahas Jatiluwih tanpa menyebut pemandangan sawahnya yang telah diakui sebagai bagian dari “Cultural Landscape of Bali Province: Subak System oleh UNESCO”

Pengakuan ini bukan tanpa alasan. Hamparan sawah terasering Jatiluwih seluas lebih dari 600 hektar yang membentang di lereng Gunung Batukaru ini menjadi representasi nyata filosofi Tri Hita Karana, yaitu harmoni antara manusia, alam, dan spiritualitas.

Panorama hijau nan rapi ini bisa dinikmati dari berbagai sudut di desa Jatiluwih Bali,  mulai dari bagian lembah yang luas hingga puncak bukit kecil yang menjadi titik pandang terbaik. 

Di sini pengunjung dapat berjalan kaki menyusuri sawah, bersepeda di jalur pedesaan, atau sekadar duduk menikmati udara pegunungan yang sejuk sembari menyaksikan proses pertanian tradisional secara langsung.

2. Air Terjun Yeh Ho

Selain sawah terasering, Jatiluwih juga memiliki permata alam tersembunyi yaitu air terjun Yeh Ho. Lokasinya tidak jauh dari area utama persawahan, namun suasananya jauh lebih sepi dan alami dibanding destinasi air terjun populer di Bali selatan.

Air terjun ini memiliki aliran air yang cukup deras dengan kolam alami di bawahnya. Akses menuju lokasi juga melalui trekking ringan di jalur kebun dan jalan setapak pedesaan, sehingga cocok bagi wisatawan yang mencari suasana healing dan ketenangan.

Suasana di air terjun Yeh Ho juga masih sangat natural, belum terlalu ramai wisatawan, dan airnya relatif jernih terutama saat musim kemarau. 

Baca juga: 10 Hal yang Wajib Dilakukan di Bali, Seru & Antimainstream!

3. Pura Luhur Batukaru

Tak jauh dari Jatiluwih berdiri salah satu pura paling sakral di Bali, yaitu Pura Luhur Batukaru. Pura ini merupakan salah satu dari enam pura utama (Sad Kahyangan Jagat) yang dipercaya sebagai penjaga keseimbangan Pulau Bali.

Terletak di lereng Gunung Batukaru, pura ini dikelilingi hutan tropis yang lebat. Sehingga, saat berkunjung, Anda akan merasakan atmosfer spiritual yang kuat dan tenang. 

Adapun kompleks Pura Luhur Batukaru memiliki arsitektur yang khas dengan budaya Bali, yaitu gerbang candi bentar, pelinggih, serta halaman luas untuk berbagai upacara keagamaan. 

4. Sistem Irigasi Subak

Selain dari segi pemandangannya, ada pesona dan keunikan lain yang menjadi ciri khas Jatiluwih Bali. Benar, sistem pertaniannya yang kerap disebut Subak. 

Subak adalah sistem irigasi tradisional Bali yang telah ada sejak abad ke-9 dan menjadi jantung kehidupan agraris masyarakat setempat.

Lebih dari sekadar teknik pengairan, sistem ini juga telah mendukung berbagai organisasi sosial dan religius yang mengatur pembagian air secara adil di antara petani. 

Adapun cara sistem pengairan subak adalah mengalirkan air dari sumber mata air pegunungan melalui terowongan dan saluran bambu atau batu menuju setiap petak sawah.

Demikian ulasan lengkap mengenai sejarah dan rekomendasi objek wisata di Jatiluwih Bali yang terkenal dengan panorama sawah terasering dan sistem Subaknya yang mendunia. Nah, jika sudah puas menjelajahi keindahan Desa Wisata Jatiluwih Bali, ada spot liburan seru lainnya yang bisa Anda coba untuk melengkapi pengalaman berlibur di Pulau Dewata. 

Jika sebelumnya Anda menikmati suasana tenang, hamparan sawah hijau, dan udara pegunungan yang sejuk, kini saatnya beralih ke aktivitas yang lebih aktif dan memacu adrenalin.

Salah satu pilihan terbaik adalah mencoba ATV bike ride bersama Gosek Adventure. Di sini, Anda akan diajak menjelajahi jalur off-road yang menantang, melewati hutan tropis, persawahan, sungai kecil, trek berlumpur, dan terowongan atau goa yang menyerupai game Temple Run. Kedengarannya saja sangat menyenangkan, bukan?

Aktivitas ini sangat cocok bagi Anda yang ingin merasakan sisi lain Bali yang lebih liar dan penuh petualangan. Dengan pilihan single ride maupun tandem ride, serta fasilitas lengkap dan pemandu profesional, pengalaman berkendara ATV ini bisa dinikmati baik oleh pemula maupun yang sudah berpengalaman. 

Jadi tunggu apa lagi? Yuk, segera hubungi kami dan lakukan pemesanan sekarang juga sebelum kehabisan!

Baca juga: 12 Pantai Terindah di Bali yang Patut Dikunjungi, Catat!

Picture of Gosek Author
Gosek Author

Author adalah bagian dari tim Gosek Adventure Bali yang berdedikasi membagikan tips , inspirasi perjalanan, dan insight seru untuk membantu Anda menikmati pengalaman terbaik anda selama di Bali.