Di tengah hiruk pikuk rutinitas dan padatnya aktivitas harian, banyak orang mendambakan pelarian sejenak ke tempat yang tenang dan menyegarkan pikiran, dan salah satu destinasi yang sempurna adalah air terjun di Ubud.
Ubud dikenal sebagai destinasi yang menawarkan perpaduan alam hijau, udara sejuk, dan atmosfer yang menenangkan jiwa, apalagi jika sudah bicara tentang spot-spot air terjunnya.
Untuk Anda yang mendambakan keasrian alam dan ingin liburan sekaligus healing, tak ada salahnya mengunjungi spot air terjun di Ubud yang tersembunyi di balik rimbunnya hutan tropis dan persawahan yang asri.
Yuk, simak di mana saja spot air terjun Bali Ubud yang patut masuk dalam list berlibur Anda!
Destinasi Wisata Air Terjun di Ubud yang Asri
Mulai dari air terjun viral di daerah Ubud yang sudah ramai pengunjung, hingga air terjun yang masih hidden gem, berikut adalah daftar selengkapnya.
1. Air Terjun Ulu Petanu
Jika berbicara tentang air terjun di Bali Ubud yang paling ramai dikunjungi, maka Ulu Petanu adalah salah satunya.
Berlokasi di kawasan Kedisan, Tegallalang (sekitar 20–25 menit dari pusat Ubud), air terjun Ulu Petanu menawarkan suasana hutan tropis yang masih sangat asri, debit air yang jernih, serta kolam alami yang cukup luas untuk bermain air.
Bahkan, area air terjun ini juga kerap digunakan masyarakat setempat untuk ritual tertentu, sehingga atmosfernya terasa lebih sakral dan menenangkan.
Harga tiket masuk: Rp20.000/orang.
2. Air Terjun Tukad Cepung
Meski secara administratif berada di Bangli, air terjun Tukad Cepung tetap populer di kalangan wisatawan yang menginap di Ubud karena jarak tempuhnya cukup dekat, yaitu hanya dengan ±45 menit perjalanan.
Salah satu keunikan air terjun Bali Ubud satu ini adalah berada di dalam celah tebing dan gua sempit, sehingga sinar matahari yang masuk melalui celah batu pada pagi hingga menjelang siang dapat menciptakan efek cahaya dramatis.
Harga tiket masuk: Rp15.000–Rp30.000/orang.
3. Air Terjun Tegunungan
Tegenungan adalah air terjun paling terkenal di sekitar Ubud. Berlokasi di Desa Kemenuh, Gianyar, tempat ini memiliki fasilitas yang lebih lengkap dibanding air terjun lainnya, mulai dari tangga permanen, area duduk, hingga kafe dengan view langsung ke air terjun.
Debit airnya pun cukup deras dan pemandangannya sangat memanjakan mata, terutama saat musim hujan. Karena aksesnya mudah, tempat ini sering ramai, apalagi di siang hari.
Harga tiket masuk: Rp20.000/orang.
Baca juga: 12 Pantai Terindah di Bali yang Patut Dikunjungi, Catat!
4. Air Terjun Uma Anyar
Nah, jika Anda mencari suasana air terjun di Ubud yang lebih privat dan tidak terlalu ramai, Uma Anyar bisa jadi pilihan terbaik.
Berlokasi di Sukawati, Gianyar, air terjun ini memiliki dua tingkat aliran air yang cantik dan suasananya jauh lebih sepi dibanding Tegenungan.
Intinya, spot air terjun satu ini cocok untuk Anda yang ingin benar-benar healing, misalnya menikmati keindahan air terjun sambil membaca buku atau sekadar bersantai tanpa gangguan banyak pengunjung lainnya.
Harga tiket masuk: Mulai dari Rp15.000.
5. Air Terjun Kanto Lampo
Air Terjun Kanto Lampo adalah salah satu air terjun paling viral di sekitar Ubud dan Gianyar. Bahkan, banyak travel blog internasional menyebutnya sebagai “the most photogenic waterfall near Ubud” karena formasi batu bertingkatnya yang unik.
Selain itu, air terjunnya juga mengalir menyebar di permukaan bebatuan hitam sehingga menciptakan efek visual yang dramatis dan sangat Instagramable jika berpose di bawahnya.
Berlokasi di Desa Beng, Gianyar, jaraknya hanya berkisar antara 25–30 menit dari pusat Ubud. Jadi, pastikan untuk mengunjunginya, ya.
Harga tiket masuk: Mulai dari Rp15.000.
6. Air Terjun Rang Reng
Jika sebagian besar air terjun di Bali dikenal dengan jatuhan air vertikal yang tinggi dan deras, Rang Reng justru menawarkan karakter yang berbeda.
Airnya tidak jatuh lurus dari tebing tinggi, melainkan mengalir melebar mengikuti kontur batuan alami yang landai dan bertingkat. Inilah yang membuat Rang Reng terasa lebih tenang dan cocok untuk jadi tempat healing.
Berlokasi di Banjar Gitgit, sekitar 30 menit dari pusat Ubud, air terjun ini sering disebut sebagai alternatif yang lebih sepi dibanding Tegenungan atau Kanto Lampo.
Harga tiket masuk: Mulai dari Rp15.000.
Baca juga: 10+ Tempat Wisata di Gianyar Terbaru 2026, Murah & Eksotis!
7. Air Terjun Sumampan
Air Terjun Sumampan adalah salah satu air terjun viral di daerah Ubud, terutama di kalangan fotografer. Usut punya usut, banyak fotografer dan travel blogger menyebut Sumampan sebagai salah satu spot air terjun yang punya “mood” paling artistik di sekitar Ubud.
Pasalnya, selain bisa menyaksikan keindahan alam, Anda juga bisa merasakan sentuhan seni khas Bali berkat adanya pahatan batu bernuansa tradisional Bali yang menghiasi tebing di sekitar aliran airnya.
Letaknya pun tak jauh dari pusat Ubud. Anda hanya perlu menuju Desa Kemenuh, Gianyar, dengan jarak tempuh sekitar 15–20 menit dari pusat Ubud.
Harga tiket masuk: Rp15.000–20.000.
8. Air Terjun Leke-Leke
Leke-Leke sering masuk dalam daftar air terjun paling indah di Bali yang dikutip oleh berbagai blog internasional.
Walau lokasinya berada di Tabanan (sekitar 1–1,5 jam dari Ubud), tempat ini tetap populer bagi wisatawan yang mencari suasana lebih alami dan tidak terlalu ramai seperti Tegenungan.
Air terjun Leke-Leke memiliki bentuk ramping dan tinggi yang jatuh dari celah tebing hijau. Maka dari itu, tak heran jika banyak pengunjung yang berusaha mengabadikan foto yang dramatis di tempat ini.
Harga tiket masuk: Mulai dari Rp30.000.
9. Air Terjun Tibumana
Nah, kalau Anda mencari air terjun di Ubud yang estetik dan simetris untuk difoto, maka patut mengunjungi air terjun Tibumana.
Berlokasi di Bangli (sekitar 45 menit dari Ubud), Tibumana memiliki aliran air tunggal yang jatuh lurus ke kolam luas di bawahnya.
Berbeda dengan Kanto Lampo atau Rang Reng yang bertingkat, tampilan air terjun Tibumana cenderung terkesan lebih minimalis dan bersih.
Banyak wisatawan menyukai tempat ini karena relatif aman untuk berenang dan suasananya lebih tenang dibanding destinasi air terjun lainnya.
Harga tiket masuk: Mulai dari Rp20.000.
Baca juga: 10 Hal yang Wajib Dilakukan di Bali, Seru & Antimainstream!
10. Air Terjun Nungnung
Jika sebagian air terjun di sekitar Ubud sebelumnya menawarkan suasana healing yang tenang, air terjun Nungnung justru menghadirkan pengalaman yang lebih ekstrem dan dramatis.
Terletak di Desa Nungnung, Kabupaten Badung, air terjun ini dikenal sebagai salah satu spot air terjun tertinggi di Ubud dengan debit air yang sangat kuat.
Dengan ketinggian sekitar 50 meter lebih, air terjun ini menyuguhkan pemandangan air yang jatuh deras dari tebing tinggi ke lembah hijau yang dalam.
Bahkan, Anda bisa mendengar suara air terjun yang bergemuruh deras. Jadi, bagaimana, apakah Anda tertarik mengunjunginya?
Wisata Lain di Ubud yang Patut Dicoba
Kalau Anda sudah puas menjelajahi berbagai destinasi air terjun di Ubud, aktivitas lain yang patut dicoba di Ubud adalah untuk menambah adrenalin sekaligus melihat sisi lain Bali dengan mengendarai ATV Quad Bike bersama Gosek Adventure.
Dengan mencoba sensasi ATV Ride bareng Gosek Adventure, Anda bisa menyusuri jalur alam yang beragam, mulai dari sawah, hutan tropis, sungai, hingga trek berlumpur yang memacu adrenalin.
Eits, jangan salah, ATV Ride dari Gosek Adventure juga lebih istimewa dan spesial sebab memiliki trek yang lengkap dan variatif. Peserta tidak hanya melewati jalan tanah biasa, tetapi juga melintasi jalur off-road, genangan lumpur, terowongan alami, hingga spot goa unik seperti di game Temple Run.
Jadi, apakah Anda tertarik mencoba Temple Run ATV Ride bareng Gosek Adventure? Jangan sampai kehabisan tiketnya, yuk segera hubungi kami dan lakukan pemesanan sekarang juga.